Mendobrak Teknologi sebelum semuanya terlambat..

Awal-awal….

 

Hakekat dari Negara Kesatuan Republik Indonesia selama ini adalah berdaulatnya kepulauan – kepulauan dari sabang sampai merauke untuk menyatakan bersatu menjadi sebuah negara dengan mensejajarkan harkat dan martabat bangsa Indonesia ini dengan negara-negara lain yang berdaulat. Membentuk sebuah pemerintahan pusat hingga ke daerah-daerah yang berdaulat dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan.

pohonbercabang.blogspot.com

Adapun upaya dalam membentuk pemerintahan tersebut adalah membuat undang-undang dasar negara yang nantinya harus dipatuhi dan dilaksanakan baik didaerah maupun pemerintah pusat. Didalam undang undang tersebut menegaskan bahwa ” bumi, air serta kekayaan alam yang terkandung didalamnya adalah milik negara, dan dimanfaatkan sepenuhnya  untuk kepentingan rakyat”.

Sejalannya roda pemerintahan saat ini dengan berbagai elemen pemerintah yang dibangun guna mempercepat pembangunan secara merata tersebut, ternyata masih jauh dari harapan kita semua. berbagai masalah besar bangsa masih banyak belum terselesaikan, salah satunya adalah ” Strategi Nasional Indonesia didalam menghadapi Krisis Energi Dunia”.

Kalimantan Timur adalah salah satu Provinsi andalan bagi bangsa indonesia dalam hal potensi sumber daya energi, disamping provinsi-provinsi lain yang juga banyak memiliki sumber daya energi yang potensial.

Realisasi Pajak Batubara di Kalimantan Timur Minimhttp://statik.tempo.co

Namun ada satu pemikiran tentang sampai kapan negara ini mampu bertahan dengan menjual energi fosil didaerah sebagai sumber devisa disaat kita sama sama mengetahui dalam data bahwa kandungan sumber daya alam tersebut saat ini sudah dalam ambang kritis. satu persatu daerah mengalami defisit sumber energi,  banyak contoh provinsi yang APBDnya kecil sudah barang tentu porsi pembangunannya tidak akan sama dengan provinsi yang APBDnya besar. suatu keironian besar yang nantinya menjadikan suatu kemuduran pembangunan didaerah.

energitoday.com

Prediksi Ilmiahnya, pada 20 tahun kedepan, hampir 40% sumber energi fosil didunia ini akan habis, dan harga BBF ( Bahan Bakar Fosil ) akan meningkat tinggi, kelangkaan energi akan mulai dirasakan,

pict by republika.co.id

dan yang lebih memperburuk keadaan lagi, di Indonesia Perusahaan Listriknya masih banyak menggunakan Solar dan barubara, dapat dibayangkan jika 1 satu pembangkit Tenaga Uap di pakai berjamaah 2 dua propinsi, ketika defisit sudah barang tentu daya pembangkit akan dikurangi.

pict by rajawali news

 Energi kita cukup berlimpah, dan mari secara arif kita cari solusi agar energi kita tidak banyak terkuras, kita simpan buat anak cucu nanti, dan kita mulai renungkan baik baik bahwa kita adalah Negara dalam Status Siaga Energi.

” Negara dalam Status Siaga Energi Adalah status keadaan dimana suatu saat Dunia sudah mengalami defisit bahan bakar fosil, sedangkan segala fasilitas Umum, Pemerintah, Pendidikan, dan Ekonomi kita masih tergantung pada energi fosil “.

Countdown dari Bencana Krisis Energi tersebut begitu singkat, jika tidak dari sekarang kita sudah mulai mempersiapkan Teknologi yang mampu mengatasi kelangkaan energi tersebut, maka, Saat kondisi Negara masih sehat, stabilitas keamanan terkendali, tingkat pengangguran berkurang, dan daya beli masyarakat kuat, hendaknya sudah barang tentu Pemimpin Negara saat ini mulailah melakukan mitigasi terhadap bencana krisis energi tersebut, serta merumuskan bagaimana solusi prefentif dari bencana tersebut.

Pendekatan Budaya dan Teknologi merupakan solusi penting yang harus di aplikasikan guna mencegah terjadinya krisis energi tersebut,

A. Pemerintah dapat sesegera mungkin membudayakan Hemat energi yang bukan cuma slogan, akan tetapi dengan tindakan nyata :

  1. mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, dengan memberi contoh !!!
  2. mengurangi jumlah kendaraan dinas dengan menggunakan bahan bakar fosil
  3. mengurangi jumlah pembangkit listrik yang menggunakan energi fosil

B. Pemerintah sesegera mungkin mendesentralisasikan pasokan energi listrik yang begitu jauh dari pembangkit.

  1. guna mengurangi resiko padam total
  2. mengurangi biaya koneksi yang begitu besar,
  3. melokalisir pemadaman sehingga tidak berdampak ekonomi besar.

C. Pendekatan Tekologi dengan melakukan Terobosan Teknologi.

  1. Memanfaatkan Sumber daya alam disetiap Provinsi maupun kabupaten yang bisa di daur ulang, Sampah dengan berbagai kategorinya sudah jelas memiliki energi yg sangat besar dan dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif.
  2. meningkatkan teknologi pembangkit Listrik tenaga bahan daur ulang,
  3. memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan
  4. memberi Apresiasi yang tinggi terhadap daerah yang mau berlomba-lomba menciptakan energi listrik buat industri maupun masyarakat.

sehingga nantinya kemandirian daerah dapat terjaga, serta mampu menyimpan harta karun negara kita ini hingga pada saatnya diperlukan nanti, ketika harga energi fosil tersebut melambung tinggi, sudah menjadi keuntungan negara dan dapat dimanfaatkan kembali secara arif oleh masyarakat sebagai harkat dan martabat Bangsa yang kita cintai ini INDONESIA…,

Kalimantan Timur adalah merupakan salah satu daerah penting bagi negara Indonesia, dimana sumber daya alam yang dimilikinya adalah harta perjuangan dari Bangsa Indonesia yang nilainya di bayar dengan nyawa para pejuang, sudah seyogyanya kita sebagai penerus harus wajib menjaga dan melindungi dari segala bentuk pola maupun cara eksploitasi sumber daya alam yang tidak berwujud kemasyarakatan, memperkaya diri, melakukan manipulasi data serta tidak menjaga keseimbangan ekosistem lokal. 

Upaya-upaya Mitigasi krisis energi didaerah sudah seharusnya bisa dilakukan oleh LSM lokal dengan berkerja sama bahu membahu memonitor, merangkul antara masyarakat, pengusaha, serta segala unsur pemegang kebijakan didaerah untuk sama sama merumuskan dan mengambil tindakan nyata sebagai wujud solusi yang bisa pahami bersama antar unsur terkait,

to be continued…

Iklan

PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA BENGKULU

Jurnal Bengkulu Mandiri

Oleh : Liska Dwiguna*
ABSTRAK
Pembangunan Kota saat ini semakin berkembang pesat. Adanya pengalihfungsian lahan menjadi kawasan industri, kawasan perkantoran, kawasan perdagangan dan jasa, kawasan pemukiman, jaringan transportasi serta sarana dan prasarana menyebabkan minimnya ruang terbuka hijau di perkotaan. Padahal dengan adanya ruang terbuka hijau dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan dapat mengatasi masalah-masalah yang timbul akibat pembangunan kota. Peran serta masyarakat merupakan unsur penting perencanaan dalam pengelolaan ruang terbuka hijau karena pemahaman nilai, sikap dan ketrampilan dapat dijadikan modal untuk lebih memahami hubungan manusia dengan lingkungan alam dan lingkungan sosial.

Lihat pos aslinya 1.246 kata lagi

MOZAIK INOVISION INDONESIA

Kalimantan Timur sebagai basis ketahanan sumber energi Negara.